Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Sinergi BNN Basel–DISPARPORA Percepat Pemulihan Kampung Sukadamai Lewat Senam Sehat dan Cek Kesehatan Gratis

TOBOALI, GARUDA MERDEKA.ID – Upaya pemulihan kawasan rawan narkoba di Kampung Sukadamai terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

BNN Kabupaten Bangka Selatan bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DISPARPORA) Basel kembali menghadirkan rangkaian kegiatan terpadu berupa Senam Sehat Tanpa Narkoba, edukasi P4GN keliling, konseling rehabilitasi, dan cek kesehatan gratis, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini digelar di dua lokasi, yakni halaman rumah Ketua RT 05 Aidi dan Posko Kolaborasi Pemulihan milik H. Ismed Bahar.

Kehadiran Kepala BNNK Basel, Hendra Amoer, S.E, M.M, bersama Tim P2M dan Tim Rehabilitasi mempertegas komitmen BNN dalam mengawal langkah pemulihan pasca Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkoba.

Dalam pelaksanaannya, DISPARPORA Basel mengambil peran penting dengan memfasilitasi instruktur untuk kegiatan Senam Sehat Anti Narkoba, yang diikuti 55 warga serta unsur Forum Kolaborasi Pemulihan.

Gerakan bersama melalui olahraga pagi ini menjadi simbol kuatnya dukungan pemerintah daerah terhadap proses pemulihan sosial di tingkat komunitas.

Tidak hanya itu, BNNK Basel melanjutkan rangkaian kegiatan dengan Himbauan P4GN Keliling menggunakan Mobil Dayamas, menjangkau sekitar 200 warga dari Kampung Sukadamai hingga Payak Ubi. Edukasi ini menyasar masyarakat secara langsung untuk memperkuat kesadaran dan ketahanan diri terhadap bahaya narkoba.

Baca juga  Fiola Febiona, Siswi PBS PT Timah Asal Toboali Harumkan Bangka di Olimpiade Geografi ASEAN

Sementara itu, Tim Rehabilitasi memberikan layanan konseling dan cek kesehatan gratis kepada 25 warga. Layanan pemeriksaan tekanan darah, asam urat, dan gula darah ini digelar bersamaan dengan kegiatan Posyandu Balita di Posko Kolaborasi, mencerminkan integrasi pelayanan masyarakat dalam satu momentum.

Kepala BNNK Basel, Hendra Amoer menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah kunci percepatan pemulihan.

“Pemulihan kawasan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergitas BNN, pemerintah daerah, forum kolaborasi, dan masyarakat adalah kekuatan utama untuk mengembalikan Sukadamai menjadi lingkungan yang sehat dan aman dari narkoba,” ungkap Hendra Amoer.

Melalui kegiatan yang menyentuh aspek kesehatan, edukasi, dan pemberdayaan ini, pemulihan di Kampung Sukadamai diharapkan semakin cepat dan tepat sasaran.

“Kolaborasi lintas sektor ini juga menjadi model intervensi berkelanjutan bagi kawasan rawan narkoba lainnya di Bangka Selatan,” pungkas Hendra Amoer. (Eboy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!