Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBeritaPT Timah

UMKM Bangkit, Ekonomi Daerah Bergerak: PT Timah Tbk Dorong Kemandirian Lewat Pembiayaan dan Pelatihan

PANGKALPINANG – Tidak hanya fokus pada sektor pertambangan, PT Timah Tbk menunjukkan kepedulian nyata terhadap pembangunan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, Selasa (24/6/2025).

Di awal tahun 2025, perusahaan kembali membuktikan komitmennya dengan menyalurkan Rp1,5 miliar dana permodalan melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) untuk mendukung geliat ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya.

Namun lebih dari sekadar kucuran modal, PT Timah Tbk mengusung pendekatan berkelanjutan: membina, melatih, dan mendorong pelaku usaha kecil menjadi lebih mandiri dan tangguh di tengah dinamika zaman.

Pada triwulan pertama tahun ini, empat mitra binaan PT Timah Tbk berhasil naik kelas, sebuah pencapaian yang menandakan bahwa intervensi perusahaan tak sekadar formalitas, tapi memberikan dampak riil.

“Kami percaya bahwa kekuatan ekonomi lokal lahir dari masyarakat yang mandiri secara usaha. Melalui program ini, kami ingin mendorong UMKM untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga bertumbuh dan memberi manfaat sosial yang lebih luas,” ungkap Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk.

Empat UMKM binaan yang naik kelas tersebut memenuhi berbagai indikator seperti:

Peningkatan jumlah tenaga kerja,

Kapasitas produksi dan nilai pinjaman yang meningkat,

Lonjakan omset penjualan,

Kemampuan menjangkau pasar luar kota hingga luar negeri,

Dan keberhasilan memperoleh sertifikat nasional maupun internasional.

Program ini telah berjalan sejak tahun 2000, dan hingga kini telah memberikan manfaat kepada ribuan UMKM di berbagai sektor, mulai dari kuliner, industri kreatif, kerajinan tangan, hingga pertanian dan perikanan.

Baca juga  PT TIMAH Tbk Latih 80 Guru SD di Belitung Timur Perkuat Numerasi Lewat Gernas Tastaka

Menariknya, PT Timah Tbk juga mengintegrasikan pendekatan edukatif melalui beragam pelatihan peningkatan kapasitas, antara lain:

Pelatihan mindset kewirausahaan dan strategi pengembangan UMKM,

Branding produk dan persaingan di pasar digital,

Penyusunan laporan keuangan digital berbasis UKM,

Dan pelatihan pemasaran digital (digital marketing) agar UMKM mampu bersaing di platform online.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong digitalisasi UMKM sebagai motor penggerak ekonomi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Anggi menambahkan bahwa pendekatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang bersifat jangka panjang.

“Kami tidak ingin UMKM hanya bergantung pada pinjaman. Kami ingin mereka tumbuh bersama, menciptakan lapangan kerja, dan menjadi penggerak ekonomi lokal di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

PT Timah juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor industri dan masyarakat. Dengan menggandeng pelaku usaha lokal, PT Timah Tbk berharap dapat memperkuat ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah operasional seperti Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan wilayah lainnya.

Dengan program yang menyentuh akar ekonomi masyarakat, PT Timah Tbk memberi bukti bahwa keberhasilan korporasi sejati bukan hanya tercermin dari laporan laba, tetapi dari dampak sosial yang ditinggalkan untuk tumbuh bersama masyarakat. (Shin)

sumber: www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!