Penyebar Foto Viral “Kuntilanak” di Bianglala Bangka Selatan Minta Maaf, Ini Klarifikasinya

Bangka Selatan – Setelah sempat menghebohkan jagat maya dengan unggahan foto yang diduga menampilkan sosok kuntilanak di atas bianglala Alun-alun Simpang 5 Toboali, penyebar foto akhirnya memberikan klarifikasi dan meminta maaf.
Foto yang pertama kali diunggah pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 14.00 WIB itu sempat menjadi viral dan menimbulkan spekulasi luas di kalangan warganet.
Pengguna media sosial bernama Istian, yang pertama kali membagikan gambar tersebut dengan keterangan singkat “Wow ngeri,” akhirnya angkat bicara setelah mendapatkan klarifikasi dari pihak berwenang.
Pelaksana Tugas Kasat Pol PP Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, memastikan bahwa sosok dalam foto bukanlah makhluk halus seperti yang dikira banyak orang.
“Tidak ada penampakan seperti yang dikhawatirkan masyarakat. Kita ada fotonya dan itu tidak benar,” ujar Anshori, Sabtu (15/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa sosok berbaju putih dalam foto tersebut sebenarnya adalah seorang pekerja yang sedang melakukan perawatan pada bianglala.
“Jadi itu adalah pekerja yang saat itu sedang berada di atas untuk pengecekan dan pemeliharaan,” tambahnya.
Setelah ramai diperbincangkan, Istian sebagai pengunggah foto akhirnya memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku bahwa unggahannya hanya sebatas spontanitas tanpa bermaksud menyesatkan atau menimbulkan kepanikan di masyarakat.
“Saya tidak bermaksud membuat heboh atau menakut-nakuti. Saya hanya membagikan foto tanpa berpikir panjang, dan saya meminta maaf jika ada pihak yang merasa dirugikan,” ungkap Istian.
Ia juga mengajak warganet untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang dapat menimbulkan kesalahpahaman atau keresahan publik.
Pihak berwenang berharap kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa verifikasi.
“Masyarakat tidak perlu panik, dan kita harus lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan hal-hal sensitif seperti ini,” kata Anshori.
Ia mengapresiasi langkah cepat Istian dalam mengklarifikasi unggahannya dan meminta maaf, sehingga isu ini tidak semakin melebar.
Kasus ini menjadi bukti bagaimana sebuah unggahan di media sosial bisa dengan cepat menjadi viral dan menimbulkan berbagai spekulasi. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna media sosial untuk selalu memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya agar tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat. (Eboy)





