Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Satpol PP Basel Kerahkan 30 Personil Amankan Aksi Demo di Kantor Gubernur Babel

PANGKALPINANG – Dalam rangka menjaga situasi tetap kondusif selama aksi demonstrasi penolakan tambang laut Beriga, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengerahkan sebanyak 30 personel untuk memperkuat pengamanan di Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (21/7/2025).

Pengamanan ini dilaksanakan bersamaan dengan Apel Gabungan Satpol PP se-Provinsi Bangka Belitung, yang menjadi momentum konsolidasi lintas daerah guna mempererat sinergi dan respons cepat terhadap situasi sosial yang berkembang.

Plt Kepala Satpol PP Bangka Selatan, Anshori, menjelaskan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bagian dari komitmen daerah dalam membantu menjaga ketertiban umum dan mendukung penyampaian aspirasi masyarakat secara damai.

“Kami tugaskan 30 anggota Satpol PP untuk bergabung dalam pengamanan aksi demo di Kantor Gubernur. Ini bentuk dukungan kami terhadap pengamanan kegiatan masyarakat, khususnya aksi damai penolakan tambang laut Beriga,” ujar Anshori.

Aksi demonstrasi yang berlangsung di pusat pemerintahan Provinsi Babel tersebut diikuti oleh ratusan elemen masyarakat, aktivis lingkungan, serta perwakilan nelayan dari berbagai daerah, terutama dari Bangka Tengah.

Baca juga  Bupati Riza Terbitkan Edaran Ramadan 2026, Tekankan Keamanan, Ketertiban, dan Toleransi

Mereka menyuarakan penolakan terhadap rencana pertambangan laut di kawasan Beriga, yang dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap ekosistem laut dan penghidupan nelayan.

Dalam pelaksanaannya, unjuk rasa berlangsung dalam suasana damai dan tertib. Seluruh proses pengamanan dilakukan secara humanis dan profesional, dengan kolaborasi yang baik antara Satpol PP dari berbagai kabupaten/kota, TNI, dan Polri.

Anshori menyebut, personel Satpol PP Bangka Selatan disebar ke beberapa titik pengamanan, termasuk area strategis di sekitar kantor gubernur dan jalur akses utama, guna memastikan tidak terjadi gangguan terhadap pelayanan pemerintahan maupun aktivitas masyarakat umum.

“Kami pastikan seluruh personel bekerja sesuai SOP, mengedepankan pendekatan persuasif dan menjaga komunikasi baik dengan massa aksi. Alhamdulillah, tidak ada insiden dan semua berjalan aman serta kondusif,” tegas Anshori.

Apel Gabungan ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya pengamanan aksi, tetapi juga sebagai forum koordinasi antar Satpol PP se-Babel dalam meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan menghadapi isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan sosial. (Eboy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!