Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

75 Sapi Kurban dan 40 Juta Disalurkan, Bupati Riza Herdavid Tegur Perusahaan yang Tak Peduli Masyarakat Bangka Selatan 

TOBOALI, BANGKA SELATAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyalurkan bantuan 75 ekor sapi kurban dan uang tunai sekitar Rp40 juta kepada masyarakat.

Bantuan ini merupakan hasil dari kolaborasi dengan berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Bangka Selatan, sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian sejumlah perusahaan yang telah berkontribusi dalam program tahunan tersebut.

“Alhamdulillah kalau berupa sapi itu ada 75, kemudian ada berupa uang juga sekitar 40 jutaan,” ujar Bupati Riza, Rabu (4/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa mekanisme distribusi hewan kurban sudah diatur sedemikian rupa agar merata, dengan prinsip dasar bahwa satu desa minimal mendapatkan satu ekor sapi.

“Insyaallah hari ini akan kami salurkan minimal sesuai dengan catatan dari Sekretariat Sekda. Kalau ada desa yang belum dapat, silakan dicek ke kepala desanya. Nanti Kadesnya akan menghubungi saya langsung,” tambah Riza..

Bupati Riza secara khusus mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat, di antaranya PT Timah Tbk dan Bank Sumsel Babel.

“Terutama ada PT Timah Tbk yang sangat luar biasa, kemudian ada Bank Sumsel Babel dan seluruh perusahaan yang telah berkontribusi. Kami mewakili Forkopimda dan masyarakat Bangka Selatan mengucapkan ribuan terima kasih,” ujar Bupati Riza.

Namun demikian, Bupati Riza Herdavid juga menyinggung sejumlah perusahaan yang tidak memberikan kontribusi apa pun. Ia menilai hal tersebut tidak wajar, terutama bagi perusahaan yang mendapatkan keuntungan dari wilayah Bangka Selatan.

Baca juga  RS alias Nunung Ditangkap di Toboali, Polisi Sita 30 Gram Sabu dan 28 Butir Ekstasi dari Dalam Mobil

“Kalau perusahaan-perusahaan itu hanya mengambil untung saja dan tidak mau berbagi dengan masyarakat saya, saya pikir itu agak aneh dalam tanda kutip,” tegas Riza.

Ia menyebut pemerintah telah mencatat perusahaan mana saja yang rutin berpartisipasi dan mana yang tidak. Data tersebut telah dikumpulkan sejak awal kepemimpinannya di periode pertama.

“Kami akan lihat catatan-catatan mana yang selalu memberi kontribusi dan mana yang tidak. Kalau memang perusahaannya sedang dalam kesulitan keuangan, tentu kami maklumi. Tapi kalau mereka untung besar dan tidak mau berbagi di momen seperti Idul Adha ini, kami akan pertanyakan,” kata Riza.

Bupati juga mengingatkan bahwa masyarakat Bangka Selatan tidak selalu menuntut dari perusahaan, tetapi pada momen penting seperti Idul Adha, diharapkan perusahaan bisa menunjukkan empatinya.

“Masyarakat Bangka Selatan kan tidak selalu merepotkan perusahaan-perusahaan itu. Di momen-momen tertentu saja. Semoga yang belum bisa terketuk pintu hatinya untuk membantu,” tuturnya.

Bupati Riza juga memastikan bahwa distribusi hewan kurban dilakukan secara adil dan transparan. Ia menegaskan bahwa kepala desa bisa langsung menghubunginya jika ada ketidaksesuaian atau keterlambatan distribusi.

“Semua sudah diatur mekanismenya oleh Pak Sekda. Jika memang ada desa yang belum dapat, kami siap untuk menindaklanjutinya,” pungkasnya.

Program penyaluran hewan kurban yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan ini merupakan agenda rutin tahunan. Selain sebagai bentuk ibadah dan solidaritas sosial, kegiatan ini juga menjadi tolok ukur sejauh mana perusahaan-perusahaan lokal berkontribusi terhadap pembangunan sosial di lingkungan tempat mereka beroperasi. (Eboy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!