Wali Kota Saparudin Serahkan KKS PKH dan Sembako, Ingatkan Warga Hindari Judol

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID – Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menyerahkan secara simbolis Buku dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, Selasa (20/10/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas BNI, di sebelah kawasan Alun-Alun Taman Merdeka, Pangkalpinang, Saparudin mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan sosial secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga menegaskan pentingnya menghindari praktik judi online (judol) serta menjaga keamanan data pribadi dan perbankan.
Saparudin mengatakan, bantuan yang diterima melalui KKS harus digunakan sesuai kebutuhan, terutama untuk mendukung pendidikan anak, memenuhi kebutuhan lansia, serta membantu anggota keluarga penyandang disabilitas.
“Bapak-Ibu, tabungannya kan ada uangnya. Nah, uangnya itu dipergunakan dengan sebaik-baiknya, memang buat kebutuhan,” ujar Saparudin dalam sambutannya.
Menurutnya, bantuan sosial tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah, dana bantuan dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan pendidikan dan memenuhi kebutuhan sekolah, termasuk pembayaran SPP. Sementara itu, keluarga yang memiliki anggota lanjut usia diharapkan menggunakan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pangan bergizi dan vitamin.
Dukungan juga diberikan kepada keluarga yang memiliki anggota penyandang disabilitas sesuai dengan komponen bantuan yang berlaku.
Ingatkan Bahaya Judi Online dan Penipuan
Dalam kesempatan tersebut, Saparudin secara khusus mengingatkan penerima bantuan agar tidak tergiur tawaran judi online yang menjanjikan hadiah maupun keuntungan dalam waktu singkat.
Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan, terutama pesan melalui WhatsApp atau telepon dari pihak yang mengaku berasal dari instansi pemerintah dan menawarkan bantuan.
Saparudin juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data kependudukan dan perbankan. Penerima KKS diminta tidak sembarangan memberikan nomor induk kependudukan (NIK), nomor telepon, nomor rekening, maupun PIN kepada orang lain.
“Data-data pribadi, data-data perbankan itu harus kita jaga, tidak sembarangan memberikan kepada pihak lain,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa modus penipuan semakin beragam seiring perkembangan teknologi. Karena itu, masyarakat harus memastikan kebenaran informasi sebelum mengeklik tautan atau menyerahkan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
Selain mengingatkan penggunaan bantuan secara tepat, Saparudin mendorong keluarga penerima manfaat agar perlahan membangun kemandirian ekonomi melalui usaha kecil sesuai kemampuan masing-masing.
Ia mencontohkan, bantuan yang diterima dapat membantu keluarga memulai usaha sederhana, seperti membuat kue atau berjualan secara daring, selama tetap mengutamakan kebutuhan pokok keluarga.
“Boleh enggak ini jadi modal bikin kue? Mulai saja, Bu, ya. Sedikit-sedikit mungkin buat modal, bisa jualan atau bikin kue, jualan online,” katanya.
Saparudin turut mengingatkan pentingnya membiasakan diri menabung agar keluarga memiliki persiapan untuk menghadapi kebutuhan pada masa mendatang.
Ia menjelaskan, status penerima bantuan sosial dapat berubah mengikuti kondisi kesejahteraan keluarga. Keluarga yang sebelumnya memenuhi kriteria bisa saja tidak lagi masuk dalam kelompok penerima apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi ekonominya telah meningkat.
Karena itu, ia berharap bantuan sosial dapat diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus menjadi dorongan untuk meningkatkan kesejahteraan secara bertahap.
Melalui penyaluran KKS untuk program PKH dan bantuan sembako tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap bantuan sosial memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima, baik dalam memenuhi kebutuhan dasar maupun mendorong kemandirian ekonomi.
Saparudin menutup sambutannya dengan berharap bantuan yang diterima masyarakat menjadi berkah dan membantu mewujudkan kehidupan keluarga yang lebih baik. (GM)





