Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Dodi Kusdian Soroti CSR Perusahaan untuk Pendidikan: Jangan Sekadar Gimmick

PANGKALPINANG, GARUDAMERDEKA.ID — Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Fraksi PKS, Dodi Kusdian, menyoroti belum optimalnya peran dunia usaha dan dunia industri dalam mendukung sektor pendidikan.

Dodi meminta program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan diarahkan secara lebih terencana untuk membantu kebutuhan pendidikan, khususnya jenjang SMA dan SMK. Ia menegaskan bantuan perusahaan jangan hanya bersifat seremonial atau sekadar gimmick.

Hal itu disampaikan Dodi kepada wartawan usai mengikuti reses gabungan anggota DPRD Babel Dapil Kota Pangkalpinang di Aula SMKN 2 Pangkalpinang, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Dodi, pendidikan masih membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana sekolah, fasilitasi kegiatan pelajar serta peningkatan kapasitas guru.

“Menyerap aspirasi dari dunia pendidikan, terutama karena kita tahu hari ini pendidikan kita perlu banyak perhatian khusus, terutama untuk tingkat SMA dan SMK,” ujar Dodi.

Dalam reses tersebut, Dodi menyebut ada sejumlah aspirasi yang disampaikan guru dan pelajar. Salah satunya terkait dukungan terhadap kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi siswa.

Baca juga  Warga Serdang Adukan Krisis Sawah ke Anggota Komisi II DPRD Babel Saat Reses di Tengah Sawah

“Tadi ada beberapa aspirasi dari teman-teman pelajar bagaimana kemudian fasilitasi kegiatan-kegiatan mereka, dan ini yang kemudian harus dibantu full oleh pemerintah provinsi,” katanya.

Selain itu, Dodi menyoroti kondisi sarana dan prasarana sekolah yang dinilai belum terpenuhi secara optimal. Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha.

“Yang kedua adalah terkait dengan sarana prasarana mereka juga menjadi perhatian yang kita lihat hari ini belum terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Dodi kemudian menyoroti kontribusi perusahaan melalui CSR. Ia menilai potensi CSR untuk mendukung pendidikan di Babel cukup besar apabila dikelola secara terencana dan terprogram.

“Yang ketiga adalah bagaimana kita berharap ada peran-peran dari dunia usaha, dunia industri yang turut andil dalam dunia pendidikan kita, yang hari ini kita rasakan belum optimal,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!