Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

HUT ke-81 RI, Pemdes Pangkal Buluh Sambangi Keluarga Veteran

PANGKAL BULUH, GARUDAMERDEKA.ID — Pemerintah Desa Pangkal Buluh, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, memilih cara berbeda memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Tak hanya menggelar upacara, Pemdes juga mendatangi keluarga veteran pejuang kemerdekaan untuk menghidupkan kembali penghormatan terhadap jasa pahlawan lokal.

Usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, Kepala Desa Pangkal Buluh, Marjan, langsung mendatangi kediaman putri bungsu almarhum Tarmizi untuk menyerahkan bingkisan, Senin (17/8/2026).

Aksi tersebut menjadi pesan bahwa perjuangan kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga harus diwujudkan dengan menghargai keluarga para pejuang.

Bingkisan tersebut diberikan kepada putri bungsu almarhum Tarmizi yang merupakan anak keenam dari enam bersaudara. Perempuan yang kini berusia 40-an tahun itu diketahui belum menikah dan tinggal di desa setempat.

Almarhum Tarmizi merupakan veteran pejuang kemerdekaan asal Desa Pangkal Buluh. Ia meninggal dunia pada 1997 dalam usia 86 tahun. Hak pensiun veteran yang sebelumnya diterima almarhum kemudian sempat berlanjut kepada istrinya hingga sang istri meninggal dunia pada 2010.

Marjan mengatakan, pemberian bingkisan tersebut bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk penghargaan terhadap pengorbanan almarhum Tarmizi yang merupakan pejuang dari Desa Pangkal Buluh.

“Penyerahan bingkisan ini murni sebagai bentuk rasa hormat dan penghargaan kami atas jasa-jasa almarhum Bapak Tarmizi. Beliau adalah pejuang dari kampung kita tercinta ini. Kita tidak boleh melupakan sejarah dan keluarga pejuang yang ada di Desa Pangkal Buluh,” ujar Marjan.

Baca juga  Aset Terbengkalai Disulap Jadi Kafe, BUMDes Pangkalbuluh Siap Gerakkan Ekonomi Desa

Menurut Marjan, anak almarhum Tarmizi sebelumnya sempat menerima santunan dari pemerintah daerah. Namun, perhatian tersebut sudah tidak lagi berjalan sekitar 10 tahun terakhir.

Kondisi tersebut mendorong Pemdes Pangkal Buluh mengambil inisiatif untuk memberikan perhatian secara langsung kepada keluarga pejuang yang masih ada. Bagi pemerintah desa, penghormatan terhadap veteran juga menjadi bagian dari upaya menjaga ingatan sejarah di tengah masyarakat.

Marjan menegaskan, kepedulian terhadap keluarga pejuang tidak akan berhenti pada peringatan HUT RI tahun ini. Pemdes Pangkal Buluh berencana menjadikan aksi sosial dan pemberian apresiasi kepada keluarga pejuang sebagai agenda rutin setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Bukan hanya soal bantuan, tetapi bagaimana kita menjaga hubungan emosional dan mengingat jasa para pejuang kepada generasi sekarang,” tutur Marjan.

Langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Pangkal Buluh menanamkan nilai sejarah dan patriotisme, terutama kepada generasi muda. Dengan demikian, peringatan HUT RI tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memastikan jasa para pejuang lokal tetap dikenang. (GM)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!