Bappeda Jadi Motor Penggerak Inovasi Daerah Babel Menuju IGA 2026

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memegang peran strategis sebagai motor penggerak penguatan inovasi daerah dalam upaya meraih predikat “Sangat Inovatif” pada ajang Innovation Government Award (IGA) 2026.
Peran tersebut ditegaskan melalui pembentukan Tim Sinergi Inovasi Daerah yang dikoordinasikan langsung oleh Bappeda. Tim ini bertugas mengoordinasikan perencanaan, pembinaan, pendampingan, pemantauan, hingga evaluasi terhadap seluruh inisiatif inovasi yang dikembangkan oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Babel.
Sebagai koordinator, Bappeda memastikan setiap inovasi yang lahir dari Gerakan Satu Program Satu Inovasi selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah serta memiliki indikator capaian yang terukur dan berkelanjutan.
Melalui kebijakan tersebut, seluruh Perangkat Daerah diwajibkan menghadirkan minimal satu inovasi pada setiap program kegiatan yang dijalankan, baik berupa terobosan pelayanan publik, penyempurnaan tata kelola pemerintahan, maupun kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Bappeda juga berperan dalam memastikan inovasi tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif penilaian IGA, tetapi benar-benar menjadi instrumen efektif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah, khususnya di wilayah kepulauan dengan karakteristik geografis dan sosial ekonomi yang kompleks.
Langkah penguatan peran Bappeda ini menandai perubahan paradigma pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan menempatkan inovasi sebagai pilar utama peningkatan daya saing daerah, kualitas pelayanan publik, dan efektivitas pembangunan.
Upaya tersebut sejalan dengan visi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yaitu “Mewujudkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang Berdaya Saing, Berbudaya, Mandiri, dan Sejahtera.” (YG)





