Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBeritaPT Timah

PT TIMAH Salurkan Bantuan Kesehatan dan Perlengkapan Sekolah di Dusun Serdang

BANGKA SELATAN, GARUDAMERDEKA.ID — PT TIMAH (Persero) Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan. Bantuan yang diberikan meliputi pelayanan kesehatan gratis, perlengkapan sekolah, fasilitas sanitasi hingga pendampingan psikologis bagi anak-anak.

Melalui tim Emergency Response Group (ERG), PT TIMAH turun langsung membantu masyarakat dalam masa pemulihan pascakebakaran pada Kamis (15/10/2026).

Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan berbagai pihak terkait.

Untuk memenuhi kebutuhan sanitasi para pengungsi, tim ERG menempatkan empat unit toilet portabel di posko pengungsian yang berlokasi di SD Negeri 7 Simpang Rimba. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.

PT TIMAH juga menghadirkan pelayanan kesehatan gratis melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Pelayanan ini menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi lingkungan pascakebakaran.

Di sektor pendidikan, PT TIMAH menyalurkan ratusan paket perlengkapan sekolah bagi pelajar mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Bantuan tersebut berupa seragam sekolah, sepatu, alat tulis dan berbagai kebutuhan penunjang pendidikan lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak kembali mengikuti kegiatan belajar setelah kehilangan perlengkapan sekolah akibat kebakaran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, menyampaikan apresiasi atas dukungan PT TIMAH dan berbagai pihak yang telah membantu masyarakat terdampak.

“Terima kasih atas dukungan dari PT TIMAH dan semua pihak yang telah membantu, baik pelayanan kesehatan maupun bantuan peralatan sekolah. PT TIMAH juga menyerahkan bantuan toilet portabel,” ujarnya.

Hefi menyebutkan, sebanyak 348 rumah terdampak kebakaran dengan jumlah warga mencapai 1.578 jiwa. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan dan berbagai elemen masyarakat terus berlanjut untuk mendukung pemulihan warga.

Menurutnya, bantuan yang terus berdatangan dari berbagai wilayah menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan.

Selain bantuan kebutuhan dasar, PT TIMAH turut memperhatikan kondisi psikologis anak-anak terdampak kebakaran. Bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, tim ERG menggelar kegiatan trauma healing.

Baca juga  Kajari Basel Berganti, Bupati Riza Apresiasi Pengabdian dan Sambut Pimpinan Baru

Kegiatan tersebut bertujuan membantu anak-anak menghadapi pengalaman traumatis setelah kehilangan rumah dan lingkungan tempat tinggal. Melalui pendampingan ini, anak-anak diharapkan dapat kembali merasa aman, mengekspresikan perasaan dan membangun semangat menjalani aktivitas sehari-hari.

Ketua Umum ERG PT TIMAH (Persero) Tbk, Ali Samsuri, mengatakan tim yang diterjunkan bertugas mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana.

Sebelum turun ke lokasi, tim ERG telah melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak.

“Sebelum menerjunkan tim, ERG telah melakukan pemantauan lokasi serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Hari ini tim ERG juga telah membuka posko untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” katanya.

Ali menambahkan, tim ERG akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi kebakaran. Dukungan lanjutan akan dievaluasi berdasarkan kebutuhan masyarakat dan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Ayu (34), salah seorang warga terdampak, mengaku bersyukur anaknya yang masih duduk di bangku TK menerima bantuan perlengkapan sekolah dari PT TIMAH.

“Rumah saya habis semua dimakan api. Alhamdulillah, hari ini anak saya yang TK menerima bantuan alat sekolah dari PT TIMAH. Ini menghibur anak karena anak sedih, alat-alat sekolahnya tidak ada yang bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Ia mengatakan keluarganya telah hampir enam hari mengungsi karena tidak ada barang yang dapat diselamatkan dari kebakaran tersebut.

“Kami sudah hampir enam hari ini mengungsi karena benar-benar tidak ada yang tersisa. Semoga nanti ada bantuan agar bisa membangun rumah lagi,” harapnya.

Melalui penyaluran bantuan kesehatan, perlengkapan sekolah, fasilitas sanitasi dan pendampingan psikologis, PT TIMAH berupaya mendukung pemulihan warga Dusun Serdang. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu anak-anak kembali bersekolah dan menumbuhkan harapan untuk bangkit setelah bencana.

Sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!