Hidayat Arsani Dorong Pemerataan Pendidikan, SMP Negeri 11 Pangkalpinang Mulai Dibangun

Selain SMP Negeri 11, Pemprov Babel juga terus mendorong penguatan sarana pendidikan di Pangkalpinang. Sebelumnya, pemerintah provinsi telah memulai pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang.
Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang Saparudin mengatakan pembangunan SMP Negeri 11 merupakan bagian dari upaya pemerintah mengantisipasi pertumbuhan penduduk yang mencapai sekitar 4 hingga 5 persen setiap tahun.
Wilayah Selindung, kata dia, menjadi salah satu kawasan yang mengalami perkembangan cukup pesat sehingga kebutuhan terhadap fasilitas pendidikan ikut meningkat.
“Wilayah Selindung ini memang merupakan wilayah pengembangan baru. Kemudian, ada juga kawasan lain yang pertumbuhannya cukup pesat. Karena itu, memang ada kekurangan SMP,” ujarnya.
Pemkot Pangkalpinang juga berencana membangun SMP Negeri 12 pada tahun depan. Selain itu, pemerintah kota tengah mengidentifikasi kebutuhan pembangunan sekolah dasar baru di kawasan Kampak Tengah dan wilayah sekitarnya.
“Insyaallah, SMP 12 akan kami bangun tahun depan. Kami mohon dukungan Pak Gubernur. Kami juga masih memiliki kekurangan satu SD yang nantinya akan dibangun di wilayah yang membutuhkan,” kata Saparudin.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Babel terhadap sektor pendidikan di Pangkalpinang. Menurutnya, respons pemerintah provinsi terhadap kebutuhan pendidikan menjadi dorongan penting bagi pemerintah kota dalam memperluas layanan pendidikan.
Camat Gabek Yudi J. Putra turut mengapresiasi pembangunan SMP Negeri 11. Ia menilai kehadiran sekolah baru tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga di kawasan Selindung dan sekitarnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Bapak Wali Kota, dan Ibu Wakil Wali Kota atas respons terhadap kebutuhan masyarakat akan unit sekolah baru. Jelas ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Dengan pembangunan SMP Negeri 11, pemerintah berharap pertumbuhan kawasan Selindung dapat diimbangi dengan ketersediaan fasilitas publik, khususnya pendidikan, sehingga masyarakat tidak harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan pendidikan. (GM)





