Wawako Dessy Harap Lulusan Unmuh Babel Jadi Kebanggaan Orang Tua dan Siap Hadapi Dunia Kerja

BANGKA TENGAH, GARUDAMERDEKA.ID – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menghadiri Wisuda Sarjana Angkatan XVII Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel) Tahun Akademik 2025/2026 di Auditorium Sofyan Tsauri, Bangka Tengah, Kamis (2/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan kepada seluruh wisudawan agar mampu meraih masa depan yang lebih baik.
Sebanyak 156 sarjana resmi diwisuda pada tahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 131 lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta 25 lulusan Fakultas Teknik dan Sains (FTS). Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan dihadiri civitas akademika, keluarga wisudawan, serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.
Usai mengikuti prosesi wisuda, Dessy Ayutrisna mengaku bangga melihat lahirnya ratusan sarjana baru dari Unmuh Babel. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil kerja keras mahasiswa, doa orang tua, serta dukungan para dosen selama masa perkuliahan.

Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Semoga para wisudawan dan wisudawati diberikan kemudahan oleh Allah untuk melangkah ke jenjang berikutnya, mendapatkan pekerjaan, dan diberikan masa depan yang cerah,” ujar Dessy.
Perempuan yang akrab disapa Cece Dessy itu juga berharap keberhasilan para lulusan menjadi kebanggaan bagi keluarga yang telah berjuang mengantarkan mereka hingga meraih gelar sarjana.
“Semoga bisa menjadi kebahagiaan untuk mewujudkan cita-cita orang tua dan dirinya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, dalam orasi ilmiahnya, Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengingatkan para lulusan agar tidak terjebak dalam toga syndrome, yakni anggapan bahwa proses belajar telah selesai setelah mengenakan toga dan memperoleh gelar sarjana.
Menurutnya, dunia kerja saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat akibat perkembangan teknologi dan digitalisasi. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat agar mampu bersaing.
Abdul Mu’ti juga mengingatkan Generasi Z untuk mempersiapkan diri menghadapi era disrupsi yang akan mengubah berbagai jenis pekerjaan. Ia menegaskan bahwa prestasi akademik memang penting, namun bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang.
“Nilai IPK yang tinggi di atas kertas hanyalah modal awal, sementara penentu kesuksesan yang sesungguhnya di masyarakat adalah kekuatan karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi,” tegasnya.
Melalui wisuda Angkatan XVII ini, Unmuh Babel kembali melahirkan 156 sarjana baru yang diharapkan mampu menjadi generasi unggul, berakhlak, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun kemajuan bangsa. (GM)





