PT TIMAH Fokus Pulihkan Rumah Ibadah Terdampak Bencana dan Perkuat Layanan Umat di Tiga Provinsi

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.ID — PT TIMAH Tbk terus menunjukkan komitmen sosialnya melalui upaya pemulihan rumah ibadah yang terdampak bencana serta peningkatan fasilitas layanan umat di wilayah operasional perusahaan.
Program ini berjalan di tiga provinsi sekaligus, yakni Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Kepulauan Riau.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, PT TIMAH Tbk tidak hanya membantu pembangunan maupun renovasi rumah ibadah, tetapi juga menyediakan dukungan fasilitas keagamaan yang meningkatkan kenyamanan umat dalam beribadah.
Perusahaan memandang keberadaan rumah ibadah sebagai elemen penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah tambang.
Salah satu rumah ibadah yang mendapat perhatian adalah Masjid Al Muhajirin Nelayan 1 di Sungailiat, Kabupaten Bangka. Masjid ini mengalami kerusakan pada bagian atap pelataran akibat angin puting beliung. Keterbatasan dana membuat pengurus masjid kesulitan memperbaiki kerusakan tersebut.
Bendahara masjid, Muzlih, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan PT TIMAH Tbk.
“Atap masjid rusak dan hancur akibat angin puting beliung. Kondisi keuangan kami kurang baik, jadi kami sangat berterima kasih atas bantuan PT TIMAH Tbk. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Di Provinsi Kepulauan Riau, PT TIMAH Tbk juga membantu meningkatkan kualitas sarana ibadah bagi jamaah Masjid As-Somad di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
Bantuan tersebut digunakan untuk merenovasi fasilitas tempat wudhu yang sebelumnya sudah tidak layak.
Ketua pengurus Masjid As-Somad, Saripudin, menyampaikan apresiasinya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan PT TIMAH. Semoga perusahaan semakin maju dan terus bisa melayani masyarakat,” tuturnya.
Selain fokus pada pemulihan fisik rumah ibadah, PT TIMAH Tbk juga mendukung kegiatan keagamaan lintas agama. Di Pulau Kundur, perusahaan memberikan bantuan kepada Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) untuk pelaksanaan Natal Oikumene 2024.
Ketua BKAG, Pendeta Jonah Becksenly Salko, menyebut bahwa kontribusi PT TIMAH sudah berjalan konsisten selama tiga tahun terakhir.
“Dukungan PT TIMAH sangat membantu dan membuat perayaan Natal berlangsung lebih meriah dan penuh kedamaian,” jelasnya.
Di Kabupaten Bangka Barat, dua gereja — HKBP dan GBIB — turut menerima bantuan PT TIMAH Tbk untuk mendukung kegiatan ibadah, perayaan Natal dan Tahun Baru, serta peningkatan sarana dan prasarana gereja.
Pendeta HKBP, Vylian Sipahutar, mengatakan perhatian PT TIMAH sangat membantu jemaat.
“PT TIMAH pernah membantu pengecatan gereja dan berbagai kebutuhan ibadah. Bantuan ini sangat berarti bagi jemaat. Kami mendoakan PT TIMAH semakin maju,” ujarnya.
Melalui berbagai program pemulihan dan peningkatan sarana keagamaan ini, PT TIMAH Tbk ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dukungan ini menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada kegiatan industri, tetapi juga pada penguatan kehidupan sosial, spiritual, dan budaya masyarakat di lingkar tambang. (Shin)
sumber : www.timah.com





