Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Rusi Sartono: Jangan Sampai Warga Basel Hanya Jadi Penonton Program TKM Pemula dan Padat Karya 2025

BANGKA SELATAN – Pemerintah pusat melalui Kementerian Ketenagakerjaan RI pada tahun 2025 kembali meluncurkan Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula serta Program Padat Karya.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperluas kesempatan kerja, mencetak wirausaha baru, dan menekan angka pengangguran.

Wakil Ketua II DPRD Bangka Selatan, Rusi Sartono, S.IP, mengingatkan masyarakat agar tidak melewatkan peluang emas tersebut.

“Program ini terbuka luas, ada 10 ribu penerima di seluruh Indonesia untuk TKM Pemula dan 200 titik untuk program Padat Karya. Jangan sampai masyarakat Bangka Selatan hanya menjadi penonton. Mari kita manfaatkan program dari pemerintah pusat ini,” tegas Rusi, Senin (18/8/2025).

Program TKM Pemula memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta bagi pelaku usaha kecil, UMKM, maupun calon wirausaha.

Adapun persyaratannya yaitu WNI, memiliki KTP elektronik, berusia 18–64 tahun, bukan ASN/TNI/Polri, belum pernah menerima bantuan TKM sebelumnya, serta minimal lulusan SMA atau sederajat.

Sedangkan Program Padat Karya difokuskan untuk menyerap tenaga kerja melalui kegiatan produktif berbasis komunitas, sehingga mampu meningkatkan daya saing masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga  Erwin Asmadi: Rapat Paripurna LKPJ Bupati Bangka Selatan 2024 Ditunda, Menunggu Penjadwalan Ulang

Informasi mengenai program ini diperoleh Rusi saat melakukan konsultasi dan koordinasi bersama Wakil Ketua I DPRD Bangka Selatan, H. Kamarudin, dalam kunjungan kerja ke Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta pada 12 Agustus 2025.

Meski program telah berjalan secara nasional, Rusi menilai sosialisasi di Bangka Selatan masih minim.

“Masih banyak warga kita yang belum tahu pendaftaran sudah dibuka sejak 11 Agustus hingga 22 Agustus 2025. Padahal ini kesempatan emas. Jangan sampai karena kurang sosialisasi, masyarakat kita kehilangan peluang,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap Disnakertrans Basel lebih aktif dalam menyebarkan informasi dan mendampingi masyarakat yang berminat mendaftar. Rusi juga mengajak pemuda maupun pelaku usaha kecil segera mendaftar melalui laman resmi bizhub.kemnaker.go.id atau langsung ke Disnakertrans setempat.

“Saya mengimbau agar masyarakat tidak ragu memanfaatkan program ini. Pemerintah pusat sudah menyiapkan anggaran besar, tinggal bagaimana kita di daerah menyambut dan menyalurkannya tepat sasaran,” jelasnya.

Dengan adanya program ini, Rusi optimistis akan lahir semakin banyak wirausaha baru di Bangka Selatan, yang bukan hanya mampu membangun usaha mandiri, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memperkuat perekonomian daerah. (Eboy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!