Udin–Dessy Bangkitkan Asa Baru Pangkalpinang, Gerakan Perubahan Dimulai dari Sini

PANGKALPINANG — Gelombang semangat baru menggema dari pusat Kota Pangkalpinang, Senin sore (28/7/2025).
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 3, Prof. Saparudin Masyarif (Prof Udin) dan Dessy Ayutrisna (Cece Dessy), resmi tampil dalam konsolidasi besar yang dihadiri ratusan kader, relawan, dan simpatisan dari berbagai penjuru kota.
Acara konsolidasi dan silaturahmi tersebut menjadi saksi lahirnya kembali harapan baru untuk Pangkalpinang.
Hadir langsung Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bangka Belitung, Rudi Kadarisman, dan Plt Ketua DPC Demokrat Pangkalpinang, Firman Dyah, yang menyampaikan dukungan tanpa ragu kepada duet Udin–Dessy. Turut hadir pula para Ketua PAC dari tujuh kecamatan, tokoh-tokoh pemuda, serta elemen partai koalisi yang memperkuat barisan perjuangan.
Namun sorotan utama malam itu adalah pernyataan penuh haru dari Cece Dessy—sosok muda yang energik, berpengalaman di DPRD, dan kini siap mendampingi Prof Udin dalam membawa perubahan.
“Jujur, saya sempat ragu. Tapi dorongan dari sahabat, dari partai, dari rakyat… dan dari hati saya sendiri, membuat saya berdiri di sini hari ini. Bukan untuk kepentingan pribadi, tapi karena saya percaya: Pangkalpinang bisa lebih baik,” ucapnya disambut tepuk tangan hangat.
Cece dengan tulus mengaku bahwa keputusan ini tidak diambil secara emosional, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang selama ini menunggu perubahan nyata. Ia menekankan pentingnya pemimpin yang bukan hanya hadir di baliho atau acara seremoni, tapi benar-benar bekerja di lapangan bersama warga.
“Kami tidak datang membawa janji kosong. Kami datang membawa kerja nyata. Pangkalpinang tidak butuh pengamat masalah—kami ingin jadi bagian dari solusi,” tegasnya penuh keyakinan.
Sementara itu, Prof Udin menegaskan bahwa kehadiran Cece di sampingnya melengkapi perjuangan mereka untuk mengubah wajah Pangkalpinang menuju kota yang cerdas, manusiawi, dan berdaya saing.
“Udin–Dessy bukan duet basa-basi. Kami menyusun program berdasarkan kebutuhan nyata warga, dari ekonomi rakyat, pelayanan publik, sampai anak muda dan UMKM. Ini saatnya memimpin dengan hati dan data,” ujar Prof Udin disambut antusiasme kader.
Ketua DPD Demokrat, Rudi Kadarisman, menegaskan bahwa pasangan ini bukan hanya pilihan partai, tapi juga suara dari bawah. Ia menyebut Udin–Dessy sebagai simbol perubahan yang tidak bisa dibendung lagi.
“Perubahan tidak bisa dihentikan. Dan malam ini, kita lihat: gerakan rakyat telah dimulai. Demokrat berdiri bersama rakyat Pangkalpinang untuk memenangkan Udin–Dessy,” seru Rudi penuh semangat.
Dalam suasana yang dipenuhi antusiasme, kader-kader Demokrat tampak menyatu dalam semangat perjuangan. Tidak hanya partai, tetapi warga dari berbagai latar belakang menyuarakan optimisme yang sama—bahwa kota ini butuh wajah baru, kepemimpinan baru, dan semangat baru.
Menutup sambutannya, Cece Dessy menyampaikan ajakan yang tulus namun tegas.
“Saya mohon doa dan dukungan. Mari kita pilih nomor 3. Ini bukan soal saya atau Prof Udin saja, ini soal masa depan kita bersama. Saatnya Pangkalpinang bangkit. Saatnya rakyat yang menang.” tegas Dessy. (YG)





