SPPI, Garda Muda Penggerak Desa: Letkol Arh Sebmy Tanamkan Semangat Pengabdian dan Nasionalisme

BANGKA SELATAN – Dengan semangat membangun dari desa, para lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dari Kabupaten Bangka Selatan resmi mengikuti pembekalan penting di Aula Makodim 0432/Basel, Desa Bikang, Kecamatan Toboali, Kamis (24/07/2025).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi momentum menanamkan nilai-nilai pengabdian, nasionalisme, dan integritas bagi para penggerak pembangunan muda.
Sebanyak 16 lulusan SPPI yang berasal dari berbagai penjuru Bangka Selatan dikumpulkan dalam satu forum pembekalan oleh Komandan Kodim 0432/Basel, Letkol Arh Sebmy Setiawan, S.T.. Mereka disiapkan menjadi ujung tombak dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di desa-desa, mulai dari masalah gizi, stunting, pendidikan, hingga ketahanan ekonomi masyarakat.
Hadir mendampingi Dandim dalam acara ini antara lain Kasdim 0432 Mayor Arm Frengky Triwibowo, Pasi Ter Kapten Inf H.P. Aritonang, Pasi Pers Lettu Inf Risdam, serta Kepala Regional V Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nyanyu Kurnia Ramadhini, S.E.
Dalam arahannya, Letkol Sebmy tidak hanya menyampaikan teknis pembinaan, tetapi menyentuh sisi nilai dan tanggung jawab moral yang harus diemban para SPPI. Ia menyebut bahwa SPPI bukan sekadar program kerja, melainkan sebuah pengabdian untuk mengubah wajah desa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat secara nyata.
“Tugas kalian bukan hal kecil. Kalian hadir di desa membawa misi negara, misi kemanusiaan. Tugas ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan semangat juang dan cinta tanah air,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran, dan menjunjung etika pelayanan, karena kepercayaan masyarakat adalah hal utama yang harus dirawat.
“Jadilah teladan di tengah masyarakat. Jangan sia-siakan kepercayaan ini. Apa yang kalian lakukan akan membentuk masa depan daerah, dan secara langsung masa depan bangsa,” ucap Dandim dengan penuh semangat.

Salah satu fokus penting SPPI adalah mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi prioritas Presiden dalam upaya menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas SDM Indonesia.
“Kodim siap bersinergi dengan SPPI dan BGN dalam menyukseskan MBG. Kami akan ikut mengawal dan membantu agar program ini benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” ujar Letkol Sebmy.
Sementara itu, Kepala Regional V BGN Babel, Nyanyu Kurnia Ramadhini, menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0432/Basel atas dukungan penuh terhadap peran SPPI di lapangan.
“Kolaborasi antara BGN dan TNI sangat penting. SPPI memang membutuhkan pendampingan, pembinaan mental dan karakter. Karena itu, dukungan dari Kodim menjadi kekuatan moral yang luar biasa,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa SPPI akan menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi gizi, mendampingi ibu hamil dan balita, menyosialisasikan pola hidup sehat, serta membantu pemerintah desa dalam penguatan kapasitas masyarakat.
Dengan pembekalan ini, SPPI bukan hanya disiapkan secara teknis, tetapi juga secara mental dan karakter. Mereka adalah wajah baru pembangunan desa yang diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pusat.
Para lulusan SPPI membawa semangat generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berjiwa sosial, cinta tanah air, dan rela mengabdi demi masa depan Indonesia.
Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi juga menjadi panggilan generasi muda. Melalui SPPI, harapan besar itu mulai menapak di jalan pengabdian yang nyata — dari desa, untuk Indonesia. (Eboy)





