Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Gelar Penyuluhan Cegah Stunting di Desa Penutuk

PULAU LEPAR, GARUDAMERDEKA ID  – Dalam upaya mendukung target penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0432/Basel menggelar penyuluhan pencegahan stunting bagi ibu-ibu di Kecamatan Lepar, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Penutuk tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan stunting sejak dini.

Danramil Lepar, Lettu Inf Risdam, mengatakan kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting, khususnya di wilayah Desa Penutuk.

“Dengan kegiatan sosialisasi penyuluhan penanganan serta pencegahan stunting yang kita gelar ini diharapkan dapat membantu upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya kasus stunting, khususnya di Desa Penutuk Kecamatan Lepar,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Penutuk, Juni Harso, mengapresiasi Satgas TMMD Reguler ke-127 Kodim 0432/Basel yang telah menyelenggarakan penyuluhan bekerja sama dengan Puskesmas Lepar.

Baca juga  PT Timah Tbk Tingkatkan Kompetensi Guru di Bangka Barat Lewat Pelatihan Karya Tulis Ilmiah Populer

Menurutnya, kehadiran TMMD di desanya membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Selain penyuluhan kesehatan, sejumlah pembangunan fisik juga telah direalisasikan, seperti pembangunan rumah tidak layak huni, penyediaan sumber air bor, pembangunan mushola, sarana olahraga, hingga perbaikan jalan menuju kebun warga.

“Dengan adanya kegiatan TMMD ini kami masyarakat Desa Penutuk banyak terbantu. Manfaatnya sangat dirasakan oleh warga,” katanya.

Kepala Puskesmas Lepar, dr. Febriyanti, menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan penyuluhan dan sosialisasi yang kita lakukan mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Hal tersebut terbukti dengan antusiasnya masyarakat yang hadir untuk mengikuti sosialisasi,” tutupnya.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Lepar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (Eboy)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!