Bangka BelitungBangka SelatanBerandaBerita

Satgas TMMD Ke-127 Genjot Rehab Mushola Al Munawar Sambut Ramadan

PULAU LEPAR, GARUDA MERDEKA.ID — Menyambut Bulan Suci Ramadan sekaligus meningkatkan kualitas sarana ibadah masyarakat, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0432/Bangka Selatan mempercepat rehabilitasi Mushola Al Munawar yang berlokasi di Desa Penutuk, Pulau Lepar, Kamis (19/2/2026).

Kegiatan fisik ini merupakan bagian dari sasaran tambahan TMMD ke-127 yang bertujuan memastikan masyarakat memperoleh fasilitas ibadah yang layak, aman, dan nyaman, khususnya menjelang meningkatnya aktivitas ibadah selama bulan Ramadan.

Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengatakan pemilihan Mushola Al Munawar sebagai sasaran rehabilitasi didasarkan pada kebutuhan mendesak warga setempat.

“Rehabilitasi Mushola Al Munawar ini bertujuan agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk. Selain itu, keterlibatan personel Satgas TMMD bersama warga dalam pengerjaan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Baca juga  Mobil Sehat PT TIMAH Tbk Layani 6.038 Warga, Dinkes Babel Apresiasi Sinergi Kesehatan

Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan rehabilitasi yang dimulai sejak 13 Februari 2026 telah mencapai progres sekitar 55 persen. Pengerjaan difokuskan pada pengecatan bagian luar dan dalam mushola, perbaikan pagar, serta pembenahan sarana tempat wudhu dan toilet.

Sementara itu, Kepala Desa Penutuk, Juniharso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD di wilayahnya. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD sangat membantu warga, terutama mengingat keterbatasan akses transportasi dari Pulau Lepar menuju pusat kota.

“Sebelum direhab, mushola ini terlihat kusam dan kurang terawat. Akses ke kota juga harus menyeberang laut. Alhamdulillah, dengan bantuan TNI, pengerjaan berjalan cepat dan semangat gotong royong warga semakin solid,” ungkap Juniharso.

Satgas TMMD ke-127 menargetkan seluruh pekerjaan, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program, sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Pulau Lepar. (Eboy)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!