Jalur Ekstrem Bangka Selatan Dipuji Muzakir, Dinilai Siap Tembus Event Dunia

BANGKA SELATAN, GARUDA MERDEKA.ID – Jalur ekstrem di Kabupaten Bangka Selatan kembali mendapat sorotan positif dari pegiat offroad nasional. The Legend of Climbing Indonesia, Muzakir, memberikan pujian tinggi terhadap kualitas jalur trabas di Bangka Selatan yang dinilainya sudah memenuhi standar untuk menggelar kejuaraan bertaraf internasional.
Apresiasi tersebut disampaikan Muzakir usai mengikuti ajang Trabas Alam South Bangka Island (Trasi) 2026 yang digelar pada Minggu (25/1/2026). Dalam ajang tersebut, Muzakir menjajal jalur ekstrem sepanjang 26 kilometer dengan jalur evakuasi mencapai 36 kilometer.
Pria yang akrab disapa Dzakir itu menilai, jalur di Bangka Selatan memiliki karakter yang sangat lengkap dan berbeda dari jalur trabas di daerah lain, khususnya di Pulau Sumatera yang selama ini ia jelajahi.
“Selama puluhan kali menjajal Tanah Sumatera, jalur yang paling lengkap menurut saya hanya ada di Bangka Selatan. Di sini ada lumpur, batu, dan tanjakan dengan tingkat kesulitan yang beragam,” ujar Dzakir, Kamis (28/1/2026).
Juara Nasional Tanjakan Indonesia itu menegaskan, kompleksitas jalur tersebut menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki daerah lain. Dengan kondisi seperti itu, ia menilai Bangka Selatan sangat berani jika ditunjuk sebagai tuan rumah event offroad berskala internasional.
Tak hanya memuji, Muzakir juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan agar lebih proaktif mempromosikan potensi jalur ekstrem yang dimiliki. Salah satu langkah strategis yang ia sarankan adalah mengundang Presiden Trail Enduro Indonesia, Law Agwan, untuk meninjau langsung kondisi lapangan.
Menurutnya, kehadiran tokoh nasional tersebut dapat membuka peluang Bangka Selatan masuk dalam kalender event offroad internasional pada tahun 2027 mendatang.
“Kalau jalur seperti ini dilihat langsung oleh penyelenggara internasional, saya yakin Bangka Selatan punya peluang besar. Tinggal bagaimana kesiapan daerah dan pengelola jalur,” ungkapnya.
Dengan potensi alam yang menantang serta dukungan infrastruktur jalur yang memadai, Muzakir optimistis Bangka Selatan mampu bersaing dan menjadi salah satu destinasi event offroad kelas dunia di Indonesia. (Eboy)





