
KARIMUN, GARUDA MERDEKA.ID — Perjalanan panjang Mardiana (42), warga Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara, dalam melawan kanker payudara tidaklah mudah.
Sejak 2022, ia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa penyakit itu terus berkembang, bahkan kini disertai komplikasi tiroid dan penyebaran ke paru-paru.
Namun di tengah perjuangan berat itu, bantuan dari PT TIMAH Tbk kembali memberi ruang harapan agar pengobatannya tidak terhenti.
Mardiana mengisahkan bahwa pengobatannya sempat tertunda karena keterbatasan biaya dan ketakutannya berobat selama masa pandemi. Penundaan itu membuat kondisinya semakin rumit setelah operasi kanker yang dijalaninya.
“Dulu sempat takut ke rumah sakit waktu corona, jadi enggak kontrol. Sekarang setelah operasi kanker payudara, muncul lagi tiroid dan menyebar ke paru-paru. Di kiri dan kanan ada benjolan,” ungkapnya.
Meski harus menjalani enam kali kemoterapi, Mardiana baru mampu menyelesaikan tiga di antaranya. Selain ke Batam untuk kemoterapi, ia juga harus menjalani pemeriksaan darah rutin di Tanjung Balai. Semua itu membutuhkan biaya besar, sementara penghasilan suaminya sebagai pekerja serabutan tidak menentu.
“Kalau berangkat berdua saja paling tidak satu juta. Kami sudah bingung harus mencari uang ke mana,” ujarnya lirih.
Beban itu perlahan terangkat setelah PT TIMAH Tbk memberikan bantuan biaya pengobatan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Bagi Mardiana, bantuan ini bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga dorongan moral agar ia bisa terus melanjutkan perjuangan hidupnya.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Awalnya tidak menyangka bisa dapat bantuan. Ini sangat meringankan kami untuk pengobatannya,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Bantuan PT TIMAH Tbk menjadi titik penting dalam upaya Mardiana menyelesaikan rangkaian pengobatan yang masih panjang. Perusahaan berharap kehadiran bantuan ini benar-benar membantu masyarakat yang menghadapi kondisi kritis namun terhalang keterbatasan ekonomi.
Didukung kepedulian banyak pihak, Mardiana berharap bisa terus melanjutkan terapi hingga tuntas.
“Semoga Allah membalas kebaikan PT TIMAH dan semua yang membantu,” tutupnya penuh harap. (Shin)
sumber : www timah.com





