Bangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinangPT Timah

Hasil Tangkapan Naik Drastis! PT Timah Tbk Bantu Nelayan Lewat Rumpon, Jaring Gratis, dan Jaminan Sosial

PANGKALPINANG — PT Timah Tbk kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir melalui berbagai program pemberdayaan yang menyasar langsung kelompok nelayan, Selasa (15/7/2025).

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini terus berkomitmen mendukung penguatan sektor perikanan sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Langkah konkret PT Timah Tbk diwujudkan melalui berbagai program seperti pembuatan dan penenggelaman rumpon, bantuan alat tangkap berupa jaring dan mesin tempel, penanaman mangrove, serta perbaikan infrastruktur nelayan.

Di sisi lain, perusahaan juga menjamin perlindungan sosial untuk ribuan nelayan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu bentuk bantuan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh nelayan adalah pemberian jaring ikan.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Nelayan Pesisir Batu Kodok di Kabupaten Bangka Selatan, Musdar Paidi, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima dari PT Timah Tbk.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Jaring yang kami miliki sudah banyak yang rusak dan harga jaring baru cukup mahal. Dengan bantuan dari PT Timah Tbk ini, kami bisa melaut dengan alat tangkap yang lebih baik, dan hasil tangkapan pun meningkat,” ungkap Musdar.

Selain bantuan alat tangkap, PT Timah Tbk juga bersama kelompok nelayan melakukan pembuatan dan penenggelaman rumpon, yakni alat bantu yang digunakan untuk menarik gerombolan ikan ke suatu titik. Program ini terbukti meningkatkan hasil tangkapan nelayan secara signifikan.

Hal ini dibuktikan oleh pengalaman para nelayan di Tanjung Kubu, Kabupaten Bangka Selatan. Sebelumnya, mereka harus melaut dari subuh hingga sore hanya untuk mendapatkan 10 kilogram ikan. Namun kini, dengan adanya rumpon, hasil tangkapan meningkat drastis hingga lima kali lipat.

Baca juga  Keaktifan Peserta JKN Babel Naik 2,89 Persen, Pemprov dan BPJS Fokus Tekan Tunggakan Mandiri

“Dengan rumpon, ikan berkumpul lebih dekat. Kami tidak perlu lagi melaut jauh ke tengah. Sekarang sehari bisa dapat 50 kilogram. Ini perubahan besar bagi kami,” ujar Rispandi, nelayan setempat.

Memahami bahwa profesi nelayan sangat berisiko, PT Timah Tbk juga memberikan perhatian pada aspek perlindungan sosial. Hingga kini, sebanyak 1.611 nelayan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang difasilitasi oleh PT Timah Tbk.

Program ini menjadi jaring pengaman penting bagi para nelayan dalam menghadapi risiko kerja di laut yang tinggi dan tak menentu.

PT Timah Tbk juga tak melupakan pentingnya infrastruktur pendukung. Perusahaan telah melakukan pembangunan dergama (tambat perahu), perbaikan jembatan, hingga pengerukan tambat labuh untuk mendukung kelancaran aktivitas nelayan.

Langkah ini memberikan dampak langsung bagi kelangsungan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari laut.

Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, menegaskan bahwa semua program yang dijalankan bertujuan untuk mendorong kesejahteraan sekaligus keberlanjutan ekonomi laut.

“Program-program ini adalah bentuk komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung nelayan. Kami berharap bantuan ini bukan hanya berdampak pada peningkatan hasil tangkapan, tetapi juga menjadi langkah bersama menjaga ekosistem laut,” jelas Anggi.

“Kami ingin menjadi mitra strategis masyarakat pesisir dalam membangun ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kombinasi dukungan alat, infrastruktur, edukasi lingkungan, dan perlindungan sosial, PT Timah Tbk menegaskan bahwa kehadiran industri bisa berjalan berdampingan dengan penguatan ekonomi kerakyatan.

Dampak nyata dari program ini diharapkan terus meluas dan menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat. (Shin)

sumber: www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!