Polisi Ringkus Empat Pelaku Sindikat Pencuri Buah Sawit di Desa kepoh

BANGKA SELATAN – Polisi berhasil membongkar kasus pencurian tandan buah kelapa sawit di Desa Kepoh, Kecamatan Toboali, Bangka Selatan.
Empat pelaku yang tergabung dalam sindikat pencurian berhasil diamankan beserta barang bukti berupa mobil, sepeda motor, dan alat panen sawit.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho melalui Plt Kasi Humas Iptu GJ Budi, SH mengatakan, kasus ini terungkap setelah pemilik kebun, AK (55), melaporkan kehilangan sekitar 150 tandan sawit dengan berat 1,5 ton pada Rabu, 12 Maret 2025.
Pencurian terjadi dini hari, dan saksi sempat melihat mobil Suzuki Carry mengangkut buah sawit yang diduga hasil curian. Kerugian ditaksir mencapai Rp 4 juta.
“Setelah menerima laporan, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka Selatan melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi salah satu pelaku, N alias Aris (37). Polisi menangkap N di Desa Gadung pada Kamis, 13 Maret 2025, sekitar pukul 14.30 WIB,” ungkap Iptu, GJ Budi, Minggu (16/3/2025).
Dari hasil interogasi, N mengaku melakukan pencurian bersama tiga rekannya, yaitu RRF (35), W (29), dan MZA (19). Ketiganya kemudian ditangkap di lokasi berbeda pada hari yang sama.
“Selain di Desa Kepoh, para pelaku diketahui telah melakukan aksi serupa di sejumlah daerah, termasuk Toboali, Pergam, Air Gegas, Payung, Ranggas, Air Bara, Koba, dan Nyelanding,” ujar Iptu, GJ Budi.
Barang bukti yang diamankan:
1 unit mobil Suzuki Carry BN 8817 QC.
1 unit motor Jupiter MX hitam.
2 buah besi loding.
2 buah besi dodos.
Sekitar 150 kg buah sawit.
Lanjut Iptu, GJ Budi mengungkapkan bahwa pencurian ini bermotif ekonomi, di mana para pelaku menjual sawit hasil curian untuk mendapatkan uang.
“Mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan kini ditahan di Rutan Polres Bangka Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tegas Iptu, GJ Budi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian serupa serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar kebun mereka.(Eboy)





