BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPT Timah

Ratusan Nelayan dan PT TIMAH Gotong Royong Atasi Pendangkalan Muara Jelitik

BANGKA, GARUDAMERDEKA.ID — Semangat kebersamaan dan gotong royong ditunjukkan ratusan nelayan di kawasan Muara Jelitik, Sungailiat, Selasa (26/5/2026). Bersama karyawan PT TIMAH dan personel Satpolairud Polres Bangka, mereka bahu-membahu mengisi jumbo bag dengan pasir pantai untuk dijadikan talud penahan abrasi dan mengurangi pendangkalan alur muara.

Di bawah terik matahari, lebih dari 100 orang terlibat dalam kegiatan tersebut. Para nelayan dibagi dalam kelompok kecil berisi empat hingga lima orang agar proses pengisian jumbo bag berkapasitas satu ton bisa berlangsung lebih cepat dan efisien.

Ada yang bertugas menyekop pasir, ada pula yang memegang jumbo bag agar tetap berdiri saat diisi. Meski cuaca cukup panas, suasana gotong royong tetap berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan yang diinisiasi PT TIMAH ini menjadi langkah sementara untuk membantu mengurangi pendangkalan Muara Jelitik agar akses keluar masuk kapal nelayan lebih aman dan lancar.

Gotong royong telah dimulai sejak Minggu (25/5/2026) dan terus berlanjut hingga kini. Sebanyak 150 jumbo bag telah terisi dan ditata di lokasi, sementara pada hari ini ditargetkan sekitar 500 jumbo bag tambahan dapat diselesaikan.

Salah satu nelayan, Marhumin, mengatakan persoalan pendangkalan alur muara sudah berlangsung lama dan kerap menyulitkan aktivitas nelayan.

“Kalau air surut kapal susah keluar masuk dan harus menunggu air besar. Semoga dengan pemasangan jumbo bag yang akan dijadikan talud ini akses ke muara bisa lebih mudah,” katanya.

Baca juga  Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polres Bangka Selatan Gelar Panen Bersama di Desa Rias

Hal senada disampaikan Albar (55). Ia menyebut pendangkalan Muara Jelitik telah berlangsung belasan tahun dan berdampak besar terhadap aktivitas ribuan nelayan.

“Kadang kapal tidak bisa keluar masuk. Kalau air besar baru bisa lewat, tapi kalau surut kapal terhambat. Kami berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah memfasilitasi kegiatan ini dengan menyediakan jumbo bag dan mengajak semua pihak ikut gotong royong,” ujarnya.

Menurut Albar, keterlibatan masyarakat, nelayan hingga penambang dalam kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian bersama terhadap kondisi muara yang menjadi jalur utama aktivitas nelayan.

Nelayan lainnya, Rino, mengaku langsung ikut bergabung setelah pulang melaut pada subuh hari.

“Ini untuk kepentingan bersama supaya nelayan tidak susah lagi keluar masuk muara. Karena itu saya ikut gotong royong bersama kawan-kawan,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Patroli Satpolair Polres Bangka, Teguh Hariyanto, mengatakan pihaknya turut mendukung kegiatan tersebut dengan ikut membantu pengisian jumbo bag bersama masyarakat.

“Kami dari Satpolair ikut gotong royong bersama masyarakat dalam pengisian jumbo bag. Harapannya kegiatan ini berjalan lancar sehingga nelayan bisa keluar masuk muara dengan aman dan lancar,” katanya.

Sebelumnya, PT TIMAH juga telah membantu melakukan pengerukan di kawasan Muara Jelitik sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperlancar akses pelayaran nelayan di wilayah tersebut.

Sumber : www.timah.com

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!