BangkaBangka BelitungBerandaBeritaPangkalpinang

Gubernur Babel Hidayat Arsani Dukung Penuh Program Rehabilitasi Religi BNNP dalam Perangi Narkoba

PANGKALPINANG, GARUDA MERDEKA.id – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Babel dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, khususnya melalui program “Rehabilitasi Religi” yang digagas BNNP Babel.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Kepala BNNP Babel, Brigjen Pol Eko Kristianto, di ruang kerjanya pada Kamis (30/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Pemprov Babel dan BNNP dalam pelaksanaan Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) di seluruh wilayah kepulauan.

Dalam audiensi tersebut, Brigjen Pol Eko Kristianto menjelaskan kondisi terkini peredaran narkoba serta angka prevalensi penyalahgunaan di Bangka Belitung. Ia juga memaparkan inovasi BNNP Babel melalui Program Rehabilitasi Religi, yang menekankan pendekatan spiritual dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan narkoba.

“Program ini sudah berjalan dan hasilnya menggembirakan. Kami siapkan kurikulum dan pendampingan oleh ustadz yang membantu para korban agar bertobat, kembali kepada nilai-nilai keagamaan, dan diterima kembali oleh keluarga serta masyarakat. Mereka salah, tapi kita buka ruang untuk pulih dan bangkit,” ujar Brigjen Pol Eko.

Ia menegaskan bahwa BNNP Babel mengusung tagline “War on Drugs for Humanity” atau Perangi Narkoba untuk Kemanusiaan, menandakan bahwa pemberantasan narkoba dilakukan tidak hanya lewat penegakan hukum, tetapi juga pendekatan kemanusiaan dan moral.

Baca juga  Polres Basel Gelar Penanaman Jagung Serentak di Desa Rindik Dukung Swasembada Jagung 2026

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Hidayat Arsani menyambut positif upaya yang dilakukan BNNP Babel dan menilai program rehabilitasi berbasis religi merupakan langkah strategis untuk mengembalikan para korban ke jalan yang benar.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mendukung penuh program BNNP, terutama rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Mereka harus dibantu agar bisa kembali diterima masyarakat dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Hidayat Arsani.

Menurut Hidayat Arsani, penanganan masalah narkoba membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mencegah penyebaran dan menekan angka penyalahgunaan narkoba di Babel.

Sebelumnya, BNNP Babel juga telah menjalin kerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Babel dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Babel untuk memperluas jangkauan edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkat desa.

Dengan komitmen bersama antara Pemprov dan BNNP Babel, diharapkan gerakan “Perangi Narkoba untuk Kemanusiaan” dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam membangun kesadaran, pemulihan, dan pemberdayaan mantan pengguna agar kembali berkontribusi positif bagi masyarakat. (Yg)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!