PT Timah Tbk Genjot UMKM Go Digital Lewat Pelatihan Inovatif

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Selasa (13/5/2025).
Salah satu upayanya adalah dengan menggelar pelatihan digital secara berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar digital.
Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Timah menyelenggarakan berbagai pelatihan tematik, mulai dari digital marketing, strategi branding, hingga penyusunan laporan keuangan berbasis digital.
Program ini dirancang untuk menjawab tantangan zaman sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM agar dapat naik kelas dan memperluas jangkauan pasar mereka.
Pekan lalu, PT Timah kembali menggelar pelatihan digital marketing yang diikuti oleh puluhan pelaku UMKM. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta dalam memanfaatkan berbagai platform digital, seperti marketplace, media sosial, hingga fitur live streaming sebagai sarana pemasaran yang efektif.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menyerap tenaga kerja dan mendorong roda ekonomi daerah. Oleh karena itu, PT Timah menghadirkan pelatihan yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha agar mereka semakin siap menghadapi era digital,” ujar Anggi Siahaan, Departement Head Corporate Communication PT Timah.
PT Timah mencatat, selain pelatihan digital marketing, sebelumnya telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti Pelatihan Strategi dan Peningkatan UMKM melalui Mindset Entrepreneur, Branding Produk di Era Persaingan Digital, serta pelatihan penyusunan laporan keuangan UKM berbasis digital.
Pelatihan ini tidak hanya membekali UMKM dengan pengetahuan baru, tetapi juga membuka akses terhadap jejaring usaha dan pendampingan berkelanjutan.
Salah satu peserta pelatihan, Yuliana, pemilik usaha Stik Ikan Pak Umar, mengungkapkan manfaat besar dari pelatihan yang diikutinya. Ia mengaku kini lebih memahami strategi pemasaran di media sosial dan mulai memperluas penjualannya ke platform seperti TikTok.
“Alhamdulillah, banyak sekali ilmu baru yang saya dapat. Ini bukan pertama kali saya ikut pelatihan dari PT Timah, dan semuanya sangat bermanfaat. Hari ini saya belajar cara mengelola pesanan di TikTok, sebelumnya saya hanya jualan lewat Facebook,” ujarnya.
Yuliana juga menyampaikan bahwa pelatihan ini meningkatkan kepercayaan dirinya untuk melakukan penjualan secara langsung melalui fitur live di media sosial.
“Sekarang saya lebih percaya diri untuk live karena sudah tahu apa yang harus disampaikan. Ini sangat penting karena kalau hanya mengandalkan penjualan offline, omzet sangat terbatas. Sekarang harus pintar-pintar memasarkan secara online,” tambahnya.
Ia pun berharap agar PT Timah terus konsisten dalam mendampingi dan membina UMKM melalui pelatihan-pelatihan lanjutan yang praktis dan relevan dengan perkembangan zaman.
Langkah strategis PT Timah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong transformasi digital UMKM, guna menciptakan pelaku usaha yang lebih adaptif, berdaya saing, dan berorientasi pasar.
Dengan pendekatan pelatihan yang terintegrasi dan menyasar kebutuhan riil pelaku usaha, PT Timah menegaskan peran aktifnya sebagai perusahaan tambang yang peduli terhadap pembangunan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. (Shin)
sumber: www.timah.com





